Penyelundup Narkoba di Bandara Fatmawati, Diancam 12 tahun Kurungan

0
447

election.id — Penangkapan pelaku penyelundupan Narkoba jenis sabu seberat 0,5 kilo gram di Bandara Fatmawati Bengkulu, berinisal NV oleh Badan Narkotika Nasional Provnsi (BNNP) Bengkulu, diancam dengan hukuman 12 tahun kurungan penjara.

Ancaman hukuman tersebut diketahui  setelah pelimpahan tahap dua di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu. Kamis, 11 Februari 2019, dari penyidik BNNP Bengkulu ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bengkulu.

Hal ini diketahui dari keterangan JPU, Siska Maryati Simatupang. Terkait pelimpahan tahap dua tersangka penyelundupan Narkoba jenis sabu seberat 0,5 kilo gram di Bandara Fatmawati Bengkulu yang artinya status tersangka resmi naik satu tingkat menjadi terdakwa.

“Iya benar kita telah menerima pelimpahan tersebut. Terdakwa dijerat Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4  tahun dan paling lama 12 tahun,” kata Siska Maryati Simatupang.

Beberapa waktu yang lalu terdakwa ditangkap Tim Khusus Opsnal Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu karena diduga menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu di Bandara Fatmawati Bengkulu, Senin 25 Februari 2019 sekitar pukul 17.00 WIB.

Dimana Narkotika jenis Sabu-sabu seberat 0,5 kilo gram yang disembunyikan didalam sepatunya. Dari pemeriksaan tim opsnal BNNP Bengkulu, diketahui pelaku berasal dari Lhokseumawe Banda Aceh.

Pelaku menuju Bengkulu menggunakan Pesawat dengan rute penerbangan Bandara Kwalanamu Medan transit Jakarta dengan tujuan Bengkulu. Pelaku sudah enam kali membawa narkotika jenis sabu ke Bengkulu dengan jalur darat dan udara. (Reporter Riris)

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here