Administrasi Dilanggar, 3 WNA Asal Jepang Diamankan

0
463

election.id – Tim kantor Imigrasi Bengkulu mengamankan tiga orang Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang , yang diduga melakukan penelitian dengan mengambil sample serangga dan kupu-kupu untuk di awetkan dan sebagai koleksi.

Pasalnya para WNA ini menggunakan Visa kunjungan singkat dan Visa On Arrival. Namun melakukan penelitian terhadap Kupu-kupu dan serangga di Desa Barumanis Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong.

“Ketiganya datang dari Jakarta, mendarat di Lubuk Linggau sebelumnya mengarah ke Jambi, mungkin karena disana tidak terlalu baik mereka langsung putar arah ke Rejang Lebong,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Bengkulu Ilham Djaya pada Kamis 11 April 2019.

Ketiga WNA asal Jepang tersebut bernama Masahiko Yoshikawa (51), Kobayashi Mao (30), dan terakhir Mamoro Owada (71). Dari keterangannya mereka melakukan penelitian kepada sampel serangga Kupu-kupu dengan cara diawetkan yang akan dijadikan koleksi.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak Imigrasi mengamankan barang bukti yang digunakan untuk menangkap serangga kupu kupu. Salah satunya tabung plastik, alat penjepit, gunting, benang, cairan Amonia yang berfungsi sebagai mematikan dan mengawetkan serangga.

Untuk barang bukti lainnya berupa serangga dan kupu-kupu telah dimusnahkan terlebih dahulu dengan cara dibakar sebelum diamankan oleh pihaknya.

Menurut Ilham Djaya apabila ketiga WNA tersebut tidak memiliki unsur dan permasalahan lain, pihaknya akan melakukan tindakan deportasi. Maka sekarang masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak keimigrasian terus berkoordinasi dan tim Palapa, BIN dan institusi terkait untuk membantu.

Ketiga WNA tersebut telah melanggar Pasal 122 huruf a Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 yang berbunyi
“Setiap orang asing yang sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian izin tinggal yang diberikan kepadanya.”

Dugaan pelanggaran ini akan dikenakan sanksi berupa Pendeportasian disertai dengan penangkapan desuai dengan Pasal 75 ayat (2) huruf f Undang-Undang No.6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. (Reporter: Riris)

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here