Jangan Pakai Rem Tangan Saat Berhenti di Lampu Merah

0
358

election.id – Pengemudi mobil kerap melakukan kebiasaan yang sebenarnya tidak dibenarkan. Salah satunya saat berhenti di lampu merah, banyak pengemudi yang justru setelah rem kaki, malah menggunakan parking brake atau rem tangan. Hal ini menjadi kebiasaan karena dinilai tidak akan membuat pengemudi capek untuk menginjak rem kaki terus menerus.

Dilansir dari Liputan6.com, Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengatakan, bahwa rem tangan seharusnya tidak digunakan saat mobil dalam keadaan berhenti.

“Banyak orang yang di lampu merah, parking brake-nya aktif. Kan mobil saat itu dalam kondisi berhenti. Posisi parking brake harus off, tidak boleh aktif. Selama lampu merah, tekan terus service brake (rem kaki) sampai lampu hijau,” ujar Sony saat memberi pelatihan safety driving bersama Suzuki di Sentul.

Dalam mengoperasionalkan parking brake, pengemudi hanya mengaktifkannya jika mobil sudah dalam kondisi parkir.

“Dan itu tidak boleh dipencet ujungnya tapi ditarik (rem tangan) dan harus berbunyi empat klik, kalau sudah kebanyakan kliknya berarti kabelnya sudah molor,” kata Sony.

Menurutnya, alasan lain tidak diperbolehkan menggunakan parking brake saat di lampu merah karena akan membuat pengemudi nyaman. Sedangkan potensi kecelakaan di lampu merah pun masih besar.

“Kalau aktif, kita merasa nyaman. Nah biasanya kalau sudah nyaman, pasti orang main handphone atau yang cewek biasanya pakai lipstik atau ngaca. Itu yang bahaya,” katanya.

Sony menegaskan, dengan menekan service brake atau rem kaki, pengemudi secara tidak langsung menginformasikan bahwa mobilnya berhenti.

“Supaya lampu di belakang nyala karena pengemudi  harus beritahu pengemudi yang di belakangnya kalau kita memang sedang berhenti,” pungkasnya. (Tim Redaksi)

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.