dr. Anarulita Muchtar, Pendidikan Belum Merata Untuk Seluruh Daerah

0
350
Anggota DPR RI, dr. Anarulita Muchtar

election.id – Kemajuan dan keberhasilan suatu negara, salah satunya diukur bagaimana negara mampu memberikan penyelenggaraan pendidikan yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada negara tersebut. Dalam posisi yang demikian ini, maka salah satu tujuan bernegara di Indonesia sebagaimana yang termuat dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Pemenuhan tujuan ini, harus menjadi komitmen dari seluruh penyelenggara negara baik pada tingkat pusat maupun daerah untuk mewujudkannya.

Sebagai wujud komitmen pencapaian tujuan negara di atas, salah seorang anggota DPR RI yang berasal dari  Daerah Pemilihan Provinsi Bengkulu, dr. Anarulita Muchtar, memberikan pandangan terhadap penyelenggaraan pendidikan dalam rangka pencapaian tujuan negara tersebut.

“Pendidikan memiliki kedudukan penting untuk membuat seseorang menjadi lebih baik, lebih pintar, intelek, percaya diri dan terhormat. Dalam kedudukan yang demikian ini, maka membangun pendidikan harus dilihat bukan hanya pada penambahan pengetahuan dan teknologi dari peserta didik, tapi lebih dari itu, harus ditanamkan dengan nilai pendidikan agama dan budi pekerti, yang karenanya kedua nilai pendidikan ini harus menjadi pelajaran pokok baik pada jenjang pendidikan formal maupun menjadi materi capaian yang juga harus dipenuhi dalam pendidikan non formal” Kata dr. Anarulita Muchtar, saat diwawancarai election.id dikediamannya, Rabu, 27 Februari 2019.

Penanaman pendidikan agama dan budi pekerti bagi para peserta didik, juga merupakan bagian untuk mencegah pergeseran nilai moral dari masyarakat Indonesia. Sorotan terhadap maraknya kasus kekerasan yang dilakukan oleh pelajar baik antar pelajar itu sendiri maupun kekerasan yang dilakukan kepada guru, menjadi tanggung jawab yang sesungguhnya tidak akan terjadi ketika nilai-nilai agama dan budi pekerti tersebut telah tertanam secara baik dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan.

“Pendidikan agama dan budi pekerti atau attitude sangatlah penting dan mendasar, karena apabila agama dan budi pekerti seorang anak sudah baik dengan didasarkan atas pola pendidikan yang baik diselenggarakan oleh sekolah baik formal maupun non formal, maka tidaklah begitu sulit untuk mengarahkan kepada anak-anak untuk melakukan hal-hal yang positif dalam kegiatan kesehariannya”, tegas dr. Anarulita Muchtar.

Lebih jauh, dr. Anarulita Muchtar juga menyoroti penyelenggaraan pendidikan di Provinsi Bengkulu, yang sudah bagus, namun masih dinilai kurang apabila dibandingkan dengan pelaksanaan pendidikan yang dilakukan di Provinsi lain.

“Pendidikan di Bengkulu sudah bagus, tapi masih kurang jika dibandingkan dengan provinsi lain, terutama di daerah pelosok Bengkulu yaitu di Kabupaten-kabupaten masih jauh tertinggal. Kondisi ini harus menjadi komitmen bersama agar pelaksanaan pendidikan di Bengkulu ini mampu sejajar dan menyamai kualitas dan mutu pendidikan di daerah yang sudah maju”, tegas dr. Anarulita Muchtar.

Sebagai bagian dari tanggung jawab negara, maka penyelenggaraan pendidikan ini harus ditunjang dengan ketersediaan anggaran dana untuk mendukung program-program pendidikan tersebut. Hanya saja, disadari oleh Anggota DPR RI ini, bahwa realisasi dana yang termuat dalam APBN tersebut berkaitan dengan pendidikan belum merata terutama untuk daerah-daerah pelosok. Disinilah peran dari Pemerintah Daerah harus lebih maksimal berkaitan dengan pengajuan realisasi anggara dana tersebut.

Suasana Rapat Kerja Anggota DPR RI

“Saya selalu mendorong agar Provinsi Bengkulu mendapat perhatian khusus berkaitan dengan kucuran dana pendidikan yang bersumber dari APBN. Karenanya, Saya selalu memberikan masukan kepada teman-teman DPR RI khususnya yang ada di Komisi X DPR RI untuk memperjuangkan pemerataan kucuran dana pendidikan ini agar dapat memenuhi kebutuhan pendidikan pada daerah-daerah terpencil atau terpelosok khususnya di Provinsi Bengkulu, serta Saya juga ikut memperjuangkan nasib guru honorer agar mendapatkan peningkatan kesejahteraannya sehingga dengan peningkatan ini kualitas pendidikan dan pengajaran yang mereka lakukan akan berjalan lebih baik. Perjuangan itu bukan hanya dilakukan secara internal pada tingkat DPR RI, tapi Saya juga ikut menyuarakan hal ini kepada Pemerintah melalui Menteri Pendidikan  baik secara langsung maupun melalui media, agar memprioritaskan pemerataan pendidikan tersebut pada seluruh daerah-daerah khususnya yang ada di Provinsi Bengkulu”, tegas dr. Anarulita Muchtar.

Upaya mendorong peningkatan kesejahteraan guru ini merupakan bagian penting dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan itu sendiri. Hal yang demikian ini dipahami mengingat keberhasilan proses belajar mengajar akan sangat dipengaruhi oleh semangat dan fokus guru dalam pelaksanaan pendidikan tersebut.

“Kualitas pendidikan yang semakin baik dan merata di semua lapisan masyarakat, tentu menjadi harapan Saya kedepan berkaitan dengan peningkatan kualitas dan mutu pendidikan ini. Fasilitas pendidikan yang baik dan lengkap, peningkatan kesejahteraan guru sehingga mereka bersemangat dalam bekerja serta mengupgrade ilmu  secara rutin tentu menjadi harapan kita secara bersama. Apabila gurunya berkualitas mudah-mudahan siswanya juga akan berkualitas. Semoga perjuangan ini terus dapat Saya lakukan sebagai bagian tanggung jawab Saya bagi masyarakat Bengkulu”, pungkas dr. Anarulita Muchtar. (Adv. Tim Redaksi)

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here