Pengukuhan DRD, DRD Jadi Mediator Kebijakan Pemprov dan Masyarakat

0
214

election.id. Dewan Riset Daerah (DRD) resmi dilantik oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah pada Selasa 20 Februari 2019 di Gedung Serbaguna Pemprov Bengkulu.

Dr. Panji Suminar ditunjuk sebagai Ketua DRD, yang akan menjalankan masa baktinya hingga tahun 2021.

Dewan Riset Daerah yang terdiri dari para akademisi, mantan birokrasi, praktisi, aktivis, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan jurnalis ini diberikan tugas oleh Gubernur Bengkulu untuk menjadi mediator Pemprov masyarakat, agar nantinya kebijakan yng diambil bisa bermanfaat langsung untuk masyarakat Bengkulu.

Dalam pidatonya Rohidin Mersyah mengatakan bahwa kendala terbesar di lapangan adalah benturan antara pemerintah dan masyarakat, bahkan benturan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga kadang terjadi.

“Seringkali masing-masing OPD ini saling dihadapkan dengan masyarakat terkait kepentingan dan persoalan sekitar, sehingga dengan DRD bisa menjadi mediator dalam konteks kepentingan-kepentingan praktis” tambahnya.

Gubernur berharap agar DRD juga dibentuk untuk tingkat daerah Kabupaten dan Kota yang terdiri dari tokoh-tokoh profesional dari masing-masing Kabupaten Kota tersebut.
Sehingga DRD bisa menjembatani kebutuhan masyarakat dan kebijakan yang dibuat pemerintah. Sebab tanpa adanya jembatan tersebut, bisa muncul ketegangan kepentingan antara masyarakat dengan pihak OPD.
Dengan adanya DRD di daerah nantinya hubungan pemerintah daerah dengan masyarakat bisa berjalan lebih harmonis dan tidak kaku.

“Iya benar, Gubernur mengatakan langsung kepada kami bahwa nantinya diharapkan akan dibentuk DRD tingkat Kabupaten Kota sebagai kaki langsung dari DRD Provinsi, sebab kan yang punya daerah yaa DRD Kabupaten itulah nantinya. Namun kami sudah diskusi setidaknya daerah yang sudah siap seperti Lebong, Benteng, dan Seluma” tambah Dr. Panji Suminar. (Calon Reporter 001)

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here